PENERAPAN BIMBINGAN BERKELANJUTAN DAPAT MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN HARIAN DI PAUD AL-BADARIYAH KECAMATAN MUARA BULIAN

  • Syamsukur Syamsukur.S,Pd BPPAUD dan DIKMAS Provinsi Jambi

Abstract

Secara spesifik Tujuan penelitian ini adalah :  Melalui Penerapan  Bimbingan berkelanjutan ini, dapat meningkatka kemampuan pendidik PAUD dalam menyusus perangkat pembelajaran khususnya membuat Rencana Program Pembelajaran Harian di PAUD Al-Badariah, Kecamatan Muara Bulian. Dengan adanya penelitian ini diharapkan Agar bisa memotipasi Guru /Pendik PAUD Al-Badariah dalam membuat perangkat pembelajaran dilembaga tersebut, Efek dari penilitian ini bersipat deskriptif. Bentuk penelitian ini menggunakan cara penelitian tindakan sekolah, penelitian ini dilaksanakan dalam 2 siklus yang dimulai dengan tahap perancangan, implementasi, tidakan dan ealuasi. Tahap observasi(menggunakan lembar observasi dan konsioner) evaluasi,tahap analisis dan revlexi, diakhiri dengan revisi untuk rencana dan pelaksanaan siklus berikutnya Di akhiri dengan siklus. Evaluasi menyeluruh terhadap hasil bimbimbingan berkelanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setelah siklus II nilai rata-rata hasil mencapai= 100% dari hasi keseluruhan,dibandingkan dari hasil siklus I Nilai dari yang belum berhasi mencapai 75% dari hasil keseluruhannya. Berarti dari siklur I naik = 25%. Hal ini berarti bahwa  motivasi belajar guru dalam mengikuti penerapan bimbingan berkelanjutan ini mencapai kriteria tinggi. sebagai kesimpulan akhir  dapat dinyatakan  bahwa proses penerapan bimbingan berkelanjutan dapat meningkatkan kopetensi guru dalam menyusun rencana program pembelajaran harian.

References

2006. Guru Sebagai Profesi. Yogyakarta: Hikayat Publishing.
2010. Supervisi Akademik. Jakarta.
Daradjat, Zakiyah. 1980. Kepribadian Guru. Jakarta: Bulan Bintang.
Depdiknas. 2003. UU RI No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
Depdiknas.2004. Standar Kompetensi Guru Sekolah Dasar. Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas.2005. Standar Nasional Pendidikan. Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas.2005. UU RI No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas.2007. Permendiknas RI No. 41 Tahun 2007a tentang Standar Proses. Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas.2008. Alat Penilaian Kemampuan Guru. Jakarta: Depdiknas.
Depdiknas.2009. Petunjuk Teknis Pembuatan Laporan Penelitian Tindakan Sekolah Sebagai Karya Tulis Ilmiah Dalam Kegiatan Pengembangan Profesi Pengawas Sekolah. Jakarta.
Dewi, Kurniawati Eni . 2009. Pengembangan Bahan Ajar Bahasa Dan Sastra Indonesia Dengan Pendekatan Tematis. Tesis. Surakarta: Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret.
Fatihah, RM . 2008. Pengertian konseling (Http://eko13.wordpress.com, diakses 19 Maret 2009).
Imron, Ali. 2000. Pembinaan Guru Di Indonesia. Malang: Pustaka Jaya.
Jakarta: Depdiknas.
Kemendiknas. 2010. Penelitian Tindakan Sekolah. Jakarta.
Kumaidi. 2008. Sistem Sertifikasi (http://massofa.wordpress.com diakses 10 Agustus 2009).
Nawawi, Hadari. 1985. Metode Penelitian Bidang Sosial. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Nurhadi. 2004. Kurikulum 2004. Jakarta: PT Gramedia Widiasarana Indonesia.
pada Kegiatan Pelatihan Tehnis Tenaga Fungsional Pengawas.
Pidarta, Made . 1992. Pemikiran Tentang Supervisi Pendidikan. Jakarta: Bumi Aksara.
Sudjana, Nana. 2009. Standar Kompetensi Pengawas Dimensi dan Indikator. Jakarta : Binamitra Publishing.
Suharjono. 2003. Menyusun Usulan Penelitian. Jakarta: Makalah Disajikan
Suparlan. 2005. Menjadi Guru Efektif. Yogyakarta: Hikayat Publishing.
Tim Redaksi Kamus Besar Bahasa Indonesia. Edisi kedua
Published
2018-10-01
How to Cite
SYAMSUKUR.S,PD, Syamsukur. PENERAPAN BIMBINGAN BERKELANJUTAN DAPAT MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU DALAM MENYUSUN RENCANA PROGRAM PEMBELAJARAN HARIAN DI PAUD AL-BADARIYAH KECAMATAN MUARA BULIAN. JISEC (Journal Of Islamic Studies for Early Childhood), [S.l.], v. 1, n. 2, p. 1-16, oct. 2018. ISSN 2620-4215. Available at: <http://ejournal.stai-muarabulian.ac.id/index.php/JISEC/article/view/111>. Date accessed: 19 may 2019.