KONSEP PENDIDIKAN KELUARGA DALAM SURAT LUQMAN AYAT 12-19

  • Iwan Aprianto STAI Muara Bulian

Abstract

Education is a critical need for each country, the government in general and schools in particular. Religious education is more important whereas the role of parents of children is essential during the children‟s early education. Thus the first form of education present in family life. Education is nothing but emphasized the concept of Islamic education which makes the problem of servitude to God and obedience to Him become the axis of all life. It should be noted also that the child's physical education is included in the integral part and the education of the soul, mental, and personality. Duties of parents in educating children from childhood is going to introduce children the Lord that create and administer the universe, understand who is the prophet, and understand what is their religion, so that children understood the responsibility living in this world, which is to worship Allah alone by following the sunnah of His Messenger. It is obvious, that Islam tells them to carry out the education of their children, based on the view that children as beings who are growing and developing in the direction of maturity, have the basic skills which are dynamic and responsive to external influences and himself.



Pendidikan merupakan kebutuhan penting bagi setiap negara, pemerintah pada umumnya dan sekolah pada khususnya. Pendidikan agama lebih penting sedangkan peran orang tua dari anak-anak adalah penting selama pendidikan awal anak-anak. Sehingga bentuk pertama dari pendidikan hadir dalam kehidupan keluarga. Pendidikan adalah apa-apa tetapi menekankan konsep pendidikan Islam yang membuat masalah penghambaan kepada Allah dan ketaatan kepada-Nya menjadi sumbu dari semua kehidupan. Perlu dicatat juga bahwa pendidikan jasmani anak termasuk dalam bagian yang tidak terpisahkan dan pendidikan jiwa, mental, dan kepribadian. Tugas orang tua dalam mendidik anak-anak sejak kecil akan memperkenalkan anak-anak Tuhan yang menciptakan dan mengelola alam semesta, memahami siapakah nabi, dan memahami apa yang agama mereka, sehingga anak-anak mengerti tanggung jawab hidup di dunia ini, yaitu untuk ibadah Allah saja dengan mengikuti sunnah Rasul-Nya. Hal ini jelas, bahwa Islam mengatakan kepada mereka untuk melaksanakan pendidikan anak-anak mereka, berdasarkan pada pandangan bahwa anak-anak sebagai makhluk yang tumbuh dan berkembang ke arah kedewasaan, memiliki keterampilan dasar yang dinamis dan responsif terhadap pengaruh eksternal dan dirinya sendiri .

References

Al-Qur‟an dan Terjemahannya,(1995) Departemen Agama RI, (Semarang: PT. Karya Toha Putra.
Armai Arief, (2002) Ilmu dan Metodologi Pendidikan Islam, Jakarta: Ciputat Perss.
Abdullah bin Abdul Aziz,(2006) Cara Mudah Memahami Tauhid, Pentj. Bani Syarbaini, (Jakarta: Pustaka Attazkia.
Al-Maghribi,(2004) Begini Seharusnya Mendidik Anak, Pentj. Zainal Abidin, Jakarta: Darul Haq.
Annawawi, (2001)Terjemahan Hadis Arba‟in,(Jakarta: Al‟Itisham Cahaya Umat,
Asma‟ Umar Hasan,(2002) Mengungkap Makna dan Hikmah Sabar, Jakarta: Lentera Basritama.
Digital Al-Qur‟an, file Akhlak.
Muhammad Nasib Ar-Rifa‟i, (1999) Ringkasan Tafsir Ibnu Katsir, Pentj. Syihabuddin, Cet.1, Jakarta: Gema Insani Press.
Qamaruddin Saleh,(2002) Ayat-Ayat Larangan dan Perintah Dalam Al-Qur‟an, Bandung: Diponegoro.
Salim Bahreisy,(1990) Terjemahan Singkat Tafsir Ibnu Katsir, jilid 6, (Surabaya: Bina Ilmu.
Talha Alie Turfe,(2009) Mukjizat Sabar, Bandung: Mizan.
Yuni Setia Ningsih,(2007) Birrul Aulad Vs Birrul Walidain, (Banda Aceh: IAIN Ar-Raniry.
Published
2017-03-01
How to Cite
APRIANTO, Iwan. KONSEP PENDIDIKAN KELUARGA DALAM SURAT LUQMAN AYAT 12-19. Jurnal At-Tasyrih, [S.l.], v. 1, n. 2, mar. 2017. ISSN 2461-0410. Available at: <http://ejournal.stai-muarabulian.ac.id/index.php/Attasyrih/article/view/17>. Date accessed: 25 june 2018.
Section
Articles