PERAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM MENGATASI KENAKALAN REMAJA

Fitri Nasution

Sari


Abstract
The presence of teens as young generation has its own meaning and significance in the eyes of society and the nation of Indonesia. Each of their achievements have resonance sizable and appreciated quite extensive, so wherever he is always getting a room for expression. The enthusiasm of the young people receive at least motivated by several things. First, teens have a role and value of strategic and significant in determining the future of the nation. Second, the existence of adolescence as a symbol of progressiveness, pioneer, and determines the direction of the dynamics of a nation. Third, teenagers a prototype (prototype) is ideal as the next generation. Because he still has the passion, determination ideals, assertiveness, as well as consistency and a clear vision. For that teens should always be directed to things that are positive, taught to be responsible and be a private firm, teenagers who know and understand about the negative and positive of each technology, so as to take positive and has a filter to abstain from taking things -things negative of each service provided. Education is one of the vehicles is the right to shape the character of the child / adolescent more specifically on Islamic Education. With the education of values in adolescents being taught in schools, it is expected to be able to give birth to generations of intelligent and berakhlkul karimah so that it can be self-defense for young people to not commit acts that are contrary to law and religion.
Kehadiran remaja sebagai generasi muda memiliki arti tersendiri dan makna di mata masyarakat dan bangsa Indonesia. Setiap prestasi mereka memiliki resonansi yang 

cukup besar dan dihargai cukup luas, sehingga di mana pun ia selalu mendapatkan ruang untuk berekspresi. Antusiasme anak muda menerima setidaknya termotivasi oleh beberapa hal. Pertama, remaja memiliki peran dan nilai strategis dan signifikan dalam menentukan masa depan bangsa. Kedua, keberadaan remaja sebagai simbol progresif, pelopor, dan menentukan arah dinamika bangsa. Ketiga, remaja prototipe (prototype) sangat ideal sebagai generasi penerus. Karena ia masih memiliki gairah, tekad cita-cita, ketegasan, serta konsistensi dan visi yang jelas. Untuk itu remaja harus selalu diarahkan ke hal-hal yang positif, diajarkan untuk bertanggung jawab dan menjadi perusahaan swasta, remaja yang tahu dan mengerti tentang negatif dan positif dari setiap teknologi, sehingga dapat mengambil positif dan memiliki filter untuk menjauhkan diri dari mengambil hal -hal negatif dari setiap layanan yang disediakan. Pendidikan merupakan salah satu kendaraan adalah hak untuk membentuk karakter anak / remaja lebih khusus pada pendidikan Islam. Dengan pendidikan nilai-nilai pada remaja yang diajarkan di sekolah-sekolah, diharapkan dapat melahirkan generasi karimah cerdas dan berakhlkul sehingga dapat membela diri bagi orang-orang muda untuk tidak melakukan tindakan yang bertentangan dengan hukum dan agama .


Keywords: Pendidikan Agama Islam, Kenakalan Remaja


Teks Lengkap:

PDF

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Index By :

blog untuk belajar seo dan blogblog untuk belajar seo dan blog